Slider

Hadist Tentang Puasa Wajib

hadist tentang puasa wajib

Yang menunjukkan bahwa puasa Ramadhan adalah wajib yaitu firman Allah ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah [2] : 183)
semoga membantu.

hadist tentang puasa sunnah adalah..

apabila di kerjakan mendapat pahala dan apabila tidak di kerjakan tidak mendapat apa apa

hadist tentang puasa daud

hadits nabi daud barang siapa yg bisa menjalankan nya trlah di janji mks surga.maaf klo slh

tulislah hadist puasa​

Jawaban:

Dalam Hadits Riwayat Bukhari Muslim Rasulullah Saw bersabda :"Barangsiapa Berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala,maka akan diampuninya dosa dosanya yang telah lalu"

apa hadist tentang puasa sunah

Talak merupakan suatu istilah didalam Islam yang berarti suatu percerain antara suami dan istri. Secara bahasa talaq berasal dari kata thalaqa/yuthliqu/thalaqan yang artinya melepaskan dan meninggalkan.


Pembahasan


Dalam agama Islam talak merupakan hal yang dibenci oleh Allah, namun ada kalanya perceraian adalah jalan terbaik yang ditempuh bagi pasangan suami istri. Adapun ketentuan-ketentuan yang harus terpenuhi talaq itu telah jatuh adalah:

1. Ucapan secara lisan talaq dari suami kepada istrinya

Ketika suami secara sadar telah mengucapkan talaq dihadapan istrinya, maka secara otomatis telah jatuh talaq 1.

2. Tidak diucapkan dalam keadaan mabuk

Sebagaimana yang telah dijelaskan didalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 43:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ  


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan.” (QS. An Nisa: 43).

Dari ayat tersebut, bahwasanya perkataan orang mabuk tidak teranggap sebab ia tidak menyadari apa yang telah ia ucap. Shalat dan ibadahnya tidak bisa dianggap sah karena pada kondisi tersebut ia tidak berakal.

3. Tidak  ada tekanan ataupun paksaan

Proses perceraian merupakan hal terberat bagi pasangan suami istri. Oleh karena itu perpisahan harus melalui pertimbangan yang matang. Jika ada unsur paksaan didalam proses perceraian tersebut, maka proses perceraian itu akan gugur.


Sebagaimana dijelaskan dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah:


Sesungguhnya Allah menggugurkan (pahala atau dosa) atas umatku dalam beberapa perbuatan yang dilakukan karena kesalahan, lupa, dan dipaksa.” (HR. Ibnu Maja(




Trading4giving.com

blogger
© all rights reserved
made with by templateszoo